Kirim Pesan Baru ke Alien, Ilmuwan Bocorkan Lokasi Bumi

News  

Menjangkau Alien

Pesan yang dirancang oleh Jiang dan timnya didasarkan pada surat-surat yang telah dikirim manusia ke luar angkasa sebelumnya. Sebenarnya, para peneliti mengatur waktu pembuatan pesan baru untuk memperingati 50 tahun pesan Arecibo. Itu adalah upaya pertama yang serius untuk menghubungi alien.

Pesan tahun 1974 itu menggunakan kode biner dan menyampaikan informasi tentang sistem penghitungan dasar 10 manusia, elemen umum terpenting, dan peta tata surya. Sementara pesan baru, yang dijelaskan dalam makalah yang diterbitkan ke database pracetak arXiv, juga mengkodekan informasi dalam biner dan menjelaskan matematika dasar, fisika, dan biologi yang dibutuhkan alien untuk memahami manusia. Itu termasuk deskripsi DNA, asam amino, dan glukosa. Pesan baru juga berisikan peta Bima Sakti, tata surya, dan Bumi itu, termasuk informasi tentang susunan planet dan atmosfernya.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Pesan ini lebih maju dari pendahulunya dalam beberapa cara utama. Pertama, peta lokasi Bumi di Bima Sakti lebih tepat daripada yang ada di pesan Arecibo. Dalam pesan itu, para ilmuwan mencoba menggunakan lokasi bintang berputar yang disebut pulsar sebagai penunjuk arah untuk menunjukkan Bumi. Tetapi posisi pulsar tidak cukup konsisten dalam jangka waktu yang lama, dan bintang-bintang ini tidak mudah dibedakan satu sama lain dalam luasnya galaksi.

Jiang dan timnya juga menggunakan gugus bintang globular di Bima Sakti sebagai landmark di peta yang mereka usulkan. Kumpulan bintang yang berbentuk bola ini terang dan mudah terlihat. Mereka juga memiliki ciri pembeda yang cukup sehingga dapat berfungsi sebagai penunjuk arah yang berguna bagi alien.

Para peneliti juga menyertakan tanda waktu sehingga alien yang pertama menerima pesan akan tahu kapan pesan itu dikirim. Tapi bagaimana menyampaikan waktu ke peradaban asing yang tidak dikenal, yang mungkin memiliki cara pengukuran berbeda dari penduduk Bumi?

Menurut co-designer Qitian Jin dari Hanze University of Applied Sciences di Belanda, jawabannya ada pada atom hidrogen. Hidrogen netral yang ditemukan dalam gas antarbintang dapat memasuki keadaan berenergi tinggi setelah bertumbukan dengan atom atau elektron lain. Setelah sekitar 10 juta tahun, salah satu hidrogen berenergi tinggi ini mengalami transisi kembali ke keadaan berenergi lebih rendah, peristiwa yang disebut transisi spin-flip. Transisi spin-flip ini menyediakan unit waktu universal yang memungkinkan untuk berkomunikasi dalam jarak yang lama setelah pesan dikirim.

"Saya pikir itu cukup penting, karena jika Anda melihatnya seperti kapsul waktu, ketika seseorang menerimanya, mereka tahu kapan itu dikirim. Jadi, mereka bisa mengetahui sejarah kita. Mereka bisa membangunnya," kata dia.

Jin menyarankan untuk mengirim banyak pesan dengan tanda waktu dan informasi yang terbaru. Hal itu akan memudahkan peradaban alien teoretis mempelajari lebih banyak tentang Bumi dari waktu ke waktu.

Mengirim dan menerima pesan...

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

- angkasa berdenyut dalam kehendak -

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image