Sejarah

Sejarah Hari Ini: Pesawat Huygens Mendarat di Titan Saturnus

Ilustrasi urutan pendaratan wahana Huygens milik ESA ke permukaan Titan pada 14 Januari 2005. Gambar: NASA/JPL/ESA

ANTARIKSA -- Pada 14 Januari 2005, pesawat ruang angkasa Huygens mendarat di salah satu bulan Saturnus, Titan. Wahana milik Badan Antariksa Eropa (ESA) itu menumpang pesawat ruang angkasa Cassini milik NASA menuju bulan terbesar di Saturnus tersebut.

Ia berpisah dengan kapal induknya, Cassini sekitar tiga pekannya sebelum mendarat di permukaan bulan yang dingin. Itu adalah pertama kalinya sebuah pesawat ruang angkasa mendarat di bulan bagian luar tata surya. 

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Huygens mengambil beberapa foto menakjubkan dan mengumpulkan banyak data. Dari aksi berani mati tersebut, Huygens mengungkapkan, Titan memiliki danau dan lautan metana cair dan etana. Metana dan etana itu turun berupa hujan dari awan hidrokarbon Titan.

Beberapa jam setelah mendarat, Huygens kehilangan kemampuan untuk bertahan. Sejak saat itu, Huygens membeku dalam selimut dingin dan lembab permukaan Titan. Baca Juga: Cassini-Huygens, Misi Bunuh Diri Paling Berharga di antara Titan dan Saturnus

Sumber: Space.com

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

- angkasa berdenyut dalam kehendak -