NASA Bersiap Luncurkan Misi Artemis 1 ke Bulan

News  
Tim menarik dua dari 20 platform di sekitar roket Space Launch System (kiri) dan pesawat ruang angkasa Orion (kanan) untuk misi Artemis 1. Persiapan sedang berlangsung di Vehicle Assembly Building di NASA's Kennedy Space Center di Florida. Gambar: NASA/Kim Shiflett
Tim menarik dua dari 20 platform di sekitar roket Space Launch System (kiri) dan pesawat ruang angkasa Orion (kanan) untuk misi Artemis 1. Persiapan sedang berlangsung di Vehicle Assembly Building di NASA's Kennedy Space Center di Florida. Gambar: NASA/Kim Shiflett

ANTARIKSA -- Tim Misi Artemis Badan Antariksa Amerika (NASA) mulai menarik kembali platform yang mengelilingi roket pertama yang akan meluncurkan misi tersebut ke bulan. Membuka penutup roket besar Space Launch System (SLS) di Kennedy Space Center (KSC) NASA di Florida adalah langkah kunci untuk mengirim roket dan pesawat ruang angkasa Orion ke landasan peluncuran pada 17 Maret. Peluncuran Artemis 1 akan dilakukan sekitar awal Mei 2022.

Artemis 1 yang tidak berawak akan mengirim kapsul antariksa Orion mengelilingi bulan untuk memastikan SLS dan Orion siap untuk misi dengan para astronot. Misi Artemis berawak pertama, Artemis 2, akan mengirim astronot mengelilingi bulan pada 2024, jika semuanya berjalan sesuai rencana.

Selanjutnya, Artemis 3 akan mendaratkan manusia di permukaan bulan sekitar tahun 2025. Namun, para pengamat lebih yakin peluncuran akan dilakukan pada 2026. Hal itu terkait beberapa masalah yang diidentifikasi oleh inspektur jenderal NASA.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

"Tetapi fokus untuk saat ini adalah pada Artemis 1, dan persiapan sedang berlangsung untuk SLS dan Orion yang siap diluncurkan," kata NASA dalam posting blog 2 Maret, lalu.

“Tim terus memasang instrumentasi pada pendorong roket padat kembar SLS di dalam VAB,” lanjut NASA. VAB adalah Gedung Perakitan Kendaraan (Vehicle Assembly Building) yang luas.

Begitu tiba di landasan, SLS dan Orion akan mengirim kembali sejumlah besar data pada sistem, termasuk data roket, pesawat ruang angkasa, dan ground gear peluncuran. Pemuatan propelan dan aktivitas pad lainnya juga akan direkam. SLS dan Orion yang telah dirakit itu masih harus lulus gladi resik basah, yaitu uji coba sebagian besar langkah yang akan diselesaikan pada hari peluncuran agar siap untuk lepas landas.

Peluncuran Artemis 1 telah ditunda beberapa kali karena masalah teknis dan faktor penjadwalan lainnya. Latihan gladi resik basah dijadwalkan sekitar dua pekan setelah Artemis 1 tiba di pad.

Baca juga:

- Misi Artemis Tunda Terus, Kongres Desak NASA Merinci Biaya dan Jadwal Pasti

- NASA Luncurkan SLS Artemis untuk Pertama Kali pada Maret

Jika berhasil, program Artemis akan menjadi rangkaian misi pertama untuk menempatkan manusia di bulan setelah penerbangan Apollo yang mendarat di permukaan bulan antara tahun 1969 dan 1972. Peringatan 50 tahun misi bulan berawak terakhir, Apollo 17, akan terjadi pada Desember 2022.

Sumber: Space.com

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

- angkasa berdenyut dalam kehendak -

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image