Pesawat Antariksa Pertama Dream Chaser Terbentuk, Begini Penampakannya

Bisnis  
Pesawat antariksa Dream Chaser pertama, dibangun untuk misi kargo ISS, hampir selesai di fasilitas Sierra Space di Colorado. Gambar: Sierra Space
Pesawat antariksa Dream Chaser pertama, dibangun untuk misi kargo ISS, hampir selesai di fasilitas Sierra Space di Colorado. Gambar: Sierra Space

ANTARIKSA — Sierra Space akhirnya menemukan bentuk yang pas untuk pesawat luar angkasa Dream Chaser pertamanya. Pesawat antariksa komersial itu dirancang untuk membawa penumpang dan melakukan misi keamanan nasional.

Perusahaan yang berbasis di AS itu memberikan sejumlah gambar Dream Chaser pertama kepada kantor berita SpaceNews. Pesawat yang bernama Tenacity itu sedang dirakit di kantor pusatnya di Colorado. Sebagian besar struktur kendaraan terlihat sudah selesai, tetapi masih ada pekerjaan lain untuk memasang sistem perlindungan termal dan komponen lainnya.

“Kami memiliki sayap sekarang. Itu benar-benar terlihat seperti pesawat luar angkasa,” kata Janet Kavandi, Presiden Sierra Space, selama panel di konferensi AIAA ASCENDx Texas di Houston pada 28 April 2022 lalu. Dalam panel itu dia memutar sebuah video yang menunjukkan pekerjaan membangun kendaraan.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Pesawat antariksa Dream Chaser pertama, dibangun untuk misi kargo ISS, hampir selesai di fasilitas Sierra Space di Colorado. Gambar: Sierra Space
Pesawat antariksa Dream Chaser pertama, dibangun untuk misi kargo ISS, hampir selesai di fasilitas Sierra Space di Colorado. Gambar: Sierra Space

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Kepala Eksekutif Sierra Space, Tom Vice mengatakan, perusahaannya telah menyelesaikan pengujian struktural kendaraan dan bergerak ke integrasi dan pengujian akhir. Pesawat antariksa itu harus siap dikirim ke Fasilitas Uji Neil Armstrong NASA di Ohio pada Agustus atau September. Ia akan menjalani pengujian vakum termal selama empat bulan.

"Kemudian kami mengirimkannya ke Kennedy Space Center untuk diintegrasikan ke dalam roket Vulcan,” katanya.

Peluncuran direncanakan pada Februari 2023. Namun, Kavandi mengatakan dalam sambutannya di konferensi AIAA, peluncuran itu direncanakan sekitar satu tahun dari sekarang.

Peluncuran itu akan menjadi yang pertama dalam serangkaian misi kargo ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) di bawah kontrak Layanan Pasokan Komersial NASA 2 yang diberikan pada 2016. Sierra Space akan melayani di luar misi kargo dan mulai mengerjakan versi kru Dream Chaser yang dapat diluncurkan paling cepat pada 2026.

Menurut Vice, pengerjaan versi kru ini didanai secara internal, tetapi dengan harapan dapat menawarkannya ke NASA untuk misi transportasi kru ISS di masa depan. "Kami pikir memiliki kesempatan yang sangat bagus untuk kembali ke kru NASA," katanya.

Badan Antariksa Amerika itu diketahui mendukung fase awal pengembangan Dream Chaser melalui Perjanjian Space Act yang didanai dalam program Pengembangan Kru Komersial. Namun, NASA tidak memilih kendaraan untuk kontrak yang diberikan 2014 kepada Boeing dan SpaceX untuk menyelesaikan pengembangan dan pengujian kendaraan berawak itu.

Vice mengatakan, perusahaan melihat ada minat dalam penerbangan Dream Chaser berawak di luar opsi NASA. “Kami sangat senang betapa cepatnya komunitas pariwisata bersatu untuk Dream Chaser,” katanya.

Penerbangan Dream Chaser akan mengangkut orang ke stasiun ruang angkasa komersial seperti Orbital Reef. Stasiun ini adalah sebuah proyek yang dipimpin oleh Blue Origin dengan Sierra Space sebagai mitra utama. “Setiap orang yang kami ajak bicara yang ingin pergi dengan Dream Chaser menginginkan tujuan (itu).”

Sierra Space juga telah membahas pembuatan versi Dream Chaser untuk misi keamanan nasional, tetapi menawarkan beberapa hal spesifik yang berbeda dengan versi kargo atau penunpang. Ada spekulasi bahwa itu akan memiliki kemampuan yang mirip dengan pesawat luar angkasa X-37B Angkatan Luar Angkasa AS, yang misinya sebagian besar diselimuti kerahasiaan.

Vice menolak merinci varian untuk keamanan nasional itu, termasuk apakah Sierra Space atau komunitas antariksa keamanan nasional yang akan memulai diskusi tentangnya. "Saya hanya akan mengatakan itu adalah percakapan dua arah yang menarik," katanya.

Sumber: Space News

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

- angkasa berdenyut dalam kehendak -

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image