15 Tempat di Bumi yang Mirip Planet Asing
ANTARIKSA -- Meskipun kita sering melihat bintang, planet, dan bulan untuk mencari tempat-tempat aneh dan fantastis di luar angkasa, Bumi kita sendiri memiliki sesuatu yang tidak kalah menakjubkan. Bumi kita kaya akan lanskap dan struktur yang luas dan beragam yang cocok untuk epik fiksi ilmiah.
Berikut ini adalah 15 tempat di Bumi yang mirip planet asing menurut situs Live Science:
1. Fly Geyser, Nevada
Geyser panas bumi buatan manusia ini sebenarnya tercipta secara tidak sengaja. Setelah dibor untuk mendapatkan air, area tersebut ditutup kembali beberapa kali. Namun, sesuatu yang menakjubkan muncul, Fly Geyser tumbuh dari endapan mineral.
Endapan tersebut bersama dengan alga termofilik menciptakan warna merah dan hijau yang fantastis. Jadilah Geyser terbang.
2. Grand Prismatic Spring (Mata Air Prismatik Besar), Yellowstone
Menurut National Park Service, mata air panas terbesar di Yellowstone memiliki diameter 60 hingga 90 meter dengan kedalaman lebih dari 36 meter. Pola pelangi liarnya diciptakan oleh gabungan sejumlah fenomena.
Pertama, ganggang termofilik dan bakteri sepanjang gradasi suhu. Kemudian, air terpanas steril yang menyebabkan warna biru cerah di tengah mata air.
Baca Juga: Tak Kalah dengan Bumi, Delapan Lokasi Wisata yang Menakjubkan di Mars
3. Rainbow Mountain, Peru (Gunung Pelangi), Peru
Juga dikenal sebagai Vinicunca, atau Gunung Tujuh Warna, Rainbow Mountain ditemukan pada tahun 2015 setelah lapisan salju mencair. Garis-garis berwarna mawar, emas, mint, dan lavender tercipta dari susunan mineral gunung dan pelapukan seiring waktu.
4. Danakil Depression (Depresi Danakil, Etiopia
Danakil Depression disebabkan oleh divergensi tiga lempeng tektonik di bawah Ethiopia bagian utara. Mata air belerang, gunung berapi, geyser, danau, dan kolam menutupi formasi gurun yang menyeramkan tersebut. Suhu Danakil Depression mencapai lebih dari 122 derajat Fahrenheit (50 Celsius).
Baca Juga: Lautan di Dunia Alien
5. Danau Hillier, Australia
Danau Hillier di Australia tampil anggun dengan warna merah muda Barbie. Ia mendapatkan rona warna permen dari alga, halobakteri, dan mikroba. Untuk diketahui, Danau Hillier memiliki salinitas yang setara dengan Laut Mati.
6. Gua Kristal, Naica, Meksiko
Sejumlah pilar kristal besar dari gipsum memenuhi Gua Kristal yang panas dan lembab di Naica, Meksiko. Kristalnya berusia ratusan ribu tahun itu masih terus tumbuh aktif.
7. Stasiun penelitian kutub Putri Elisabeth, Antartika
Stasiun Princess Elisabeth di Antartika adalah stasiun penelitian kutub tanpa emisi pertama. Menurut International Polar Foundation, stasiun itu mengintegrasikan teknologi bangunan pasif, energi angin dan matahari terbarukan, serta fasilitas pengolahan air. Stasiun Putri Elisabeth didedikasikan untuk memaksimalkan efisiensi energi.
Baca Juga: Teleskop James Webb Ungkap Foto Menakjubkan Nebula Cincin
8. Habitat 67, Montreal, Kanada
Dengan misi untuk menemukan kembali gedung apartemen, arsitek Moshe Safdie menciptakan Habitat 67 pada tahun 1967 di Cite-du-Havre, sebuah semenanjung buatan di Montreal. Struktur modular bertujuan menciptakan kembali kehidupan perkotaan, dan saat ini menjadi dasar arsitektur yang unik.
9. Proyek Eden, Cornwall, Inggris
The Eden Project adalah taman eksperimental, rumah kaca, dan pusat keberlanjutan yang berlokasi di Cornwall, Inggris. Misinya berfokus pada keharmonisan lingkungan dan keadilan sosial.
10. Underwater waterfall (Air Terjun Bawah Air), Pulau Mauritius
Pulau Mauritius di sebelah timur Madagaskar, Samudera Hindia adalah tempat bagi air terjun di bawah birunya laguna perairan tenang. Air terjun bawah air tersebut sebenarnya merupakan ilusi optik yang disebabkan oleh penurunan drastis landas kontinen.
11. Gardens by the Bay, Singapura
Gardens by the Bay di Singapura adalah taman dan pameran seni hortikultura yang dibuka untuk umum pada Oktober 2011. Gardens by the Bay didirikan atas dasar keberlanjutan pembangunan, hortikultura internasional, dan tujuan untuk menampilkan kota di dalam taman.
12. Salar de Uyuni, Bolivia
Salar de Uyun di Bolivia adalah pemandangan yang indah, namun menakutkan. Salar de Uyun adalah pusat pengumpulan garam dan litium, yang juga dijadikan tujuan wisata.
13. Socotra (Pohon Darah Naga), Yaman
Pohon darah naga yang aneh, dengan atap payung seperti urat, hanya berasal dari pulau terpencil Socotra. Pulau itu terletak dua ratus mil dari Yaman.
Baca Juga: Piring Terbang dan Senjata Pengendali Pikiran: Rahasia CIA dan Militer AS 1
14. The Wave, Coyote Buttes, Arizona
Formasi batu pasir bergaris berkelok-kelok yang dikenal sebagai The Wave adalah bagian dari Coyote Buttes di perbatasan Arizona-Utah di AS. Pewarnaan batu pasir yang bervariasi merupakan hasil dari berbagai pigmen oksida besi di dalam lapisannya.
15. Gudang Benih Global Svalbard, Norwegia
Menurut Crop Trust , Gudang Benih Global di Svalbard, Norwegia adalah kontrak kerja sama utama bagi pasokan pangan dunia. Gudang tersebut mempunyai kapasitas untuk menyimpan 4,5 juta varietas tanaman dan hingga 2,5 miliar benih. Gudang tersebut siap menghadapi bencana dalam skala kiamat. Sumber: Live Science
