OneWeb Sebut SpaceX Sepakat Meluncurkan Satelit yang Ditinggalkan Soyuz Rusia

Bisnis  
Sebuah roket Soyuz lepas landas pada 10 Februari dari Pusat Antariksa Guiana di Kourou, Guyana Prancis, membawa 34 satelit OneWeb. Sementara, peluncuran pada akhir Februari dari Baikonur Cosmodrome Rusia dibatalkan. Kredit: ESA-CNES-Arianespace / Optique vidéo du CSG - S MARTIN
Sebuah roket Soyuz lepas landas pada 10 Februari dari Pusat Antariksa Guiana di Kourou, Guyana Prancis, membawa 34 satelit OneWeb. Sementara, peluncuran pada akhir Februari dari Baikonur Cosmodrome Rusia dibatalkan. Kredit: ESA-CNES-Arianespace / Optique vidéo du CSG - S MARTIN

ANTARIKSA — OneWeb pada 21 Maret mengumumkan, pihaknya telah mencapai kesepakatan dengan perusahaan SpaceX untuk melanjutkan peluncuran konstelasi broadband-nya ke orbit rendah Bumi (LEO) tahun ini. Penyewaan roket SpaceX untuk menggantikan Roket Soyuz Rusia yang telah membatalkan enam peluncuran untuk ratusan satelit OneWeb tahun ini.

“Peluncuran pertama dengan SpaceX kemungkinan pada tahun 2022 dan akan menambah total konstelasi in-orbit OneWeb yang saat ini mencapai 428 satelit, atau 66 persen dari armada,” kata OneWeb dalam rilis berita.

OneWeb memasuki 2022 dengan harapan mencapai cakupan layanan global pada Agustus. Mereka setidaknya menyediakan 220 satelit yang akan diluncurkan. Namun, serangan Rusia ke Ukraina menempatkan enam peluncuran Soyuz yang diandalkan OneWeb batal.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Operator konstelasi broadband LEO yang berbasis di London ini sebelumnya diyakini tidak memiliki opsi lain untuk menyelesaikan konstelasi 648-satelitnya tahun ini, kecuali SpaceX. Namun, persaingan bisnis OnewlWeb dengan perusahaan Elon Musk yang juga menyediakan kontelasi bradband starlink dinilai membuat OneWeb kesulitan.

Pengumuman terbaru OneWeb membuktikan kedua perusahaan saat ini bisa bekerja secara profesional.

Namun, OneWeb tidak mengungkapkan detail peluncuran itu. Ada sejumlah pertanyaan yang muncul, seperti kapan peluncuran dengan SpaceX akan dilakukan, berapa banyak satelit yang akan diterbangkan, kendaraan peluncuran SpaceX mana yang akan digunakan, atau apakah kesepakatan itu mencakup lebih dari satu peluncuran?

“Dengan rencana peluncuran ini, kami berada di jalur yang tepat untuk menyelesaikan pembangunan armada penuh satelit kami dan memberikan konektivitas (internet) yang kuat, cepat, dan aman di seluruh dunia,” kata CEO OneWeb, Neil Masterson dalam sebuah pernyataan tertulis.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

- angkasa berdenyut dalam kehendak -

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image