Malam Ini, Roket tanpa Kendali Akhirnya Menghantam Bulan

News  
Bumi terlihat di belakang bulan. Gambar: Studio Visualisasi Ilmiah NASA oleh Ernie Wright
Bumi terlihat di belakang bulan. Gambar: Studio Visualisasi Ilmiah NASA oleh Ernie Wright

ANTARIKSA -- Sebuah roket menabrak bulan pada Jumat, 4 Maret 2022. Hingga saat ini, identitas roket yang telah menjadi sampah luar angkasa itu masih menjadi perdebatan.

Yang pasti, tahap roket itu akan berdampak pada sisi jauh bulan di luar jangkauan teleskop darat dan kemungkinan juga jauh dari pandangan langsung Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) NASA. Tabrakan yang tidak disengaja itu terjadi pada pukul 07.25 waktu bagian timur, atau pukul 19.25 WIB tadi.

Belum diketahui bagaimana dampak tabrakan itu. "LRO akan mencari kawah akibat tabrakan," kata juru bicara misi LRO NASA. Scientific American memprediksi dampak tabrakan berada di dekat Kawah Hertzsprung, selebar 354 mil atau 570 kilometer.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Perjalanan badan roket itu ke bulan telah menjadi objek yang sulit untuk dilacak dalam dua bulan terakhir. Berbagai sumber telah menunjuk itu adalah roket SpaceX Falcon 9, roket China, atau mungkin kendaraan lain.

SpaceX mengatakan roket mereka jauh sehingga tidak melalui jalur orbit benda tersebut. Sementara China juga membantah karena bagian dari roket mereka telah hancur sesaat setelah misi.

Diskusi para ilmuwan telah merangkum kesulitan mencari benda-benda kecil di dekat orbit bulan, yang memiliki implikasi lebih besar ke depan. Apalagi, nanti ada misi yang syarat dengan puing-puing lebih besar, seperti program Artemis NASA dan Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat.

Sumber: Space.com

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

- angkasa berdenyut dalam kehendak -

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image