Teleskop Chandra X-Ray NASA Kembali Menutup Mata

Teknologi  
Ilustrasi Teleskop Luar Angkasa Chandra X-Ray NASA, yang mengalami kesalahan kamera pada 9 Februari 2022. Gambar: NASA
Ilustrasi Teleskop Luar Angkasa Chandra X-Ray NASA, yang mengalami kesalahan kamera pada 9 Februari 2022. Gambar: NASA

ANTARIKSA -- Tidak ada yang bisa dilakukan sebuah teleskop setelah kameranya rusak. Namun, kejadian kali ini bukan menimpa teleskop biasa. Ia adalah Teleskop Sinar-X Chandra, pesawat luar angkasa NASA yang sudah dua dekade menjalankan misinya di langit jauh.

Chandra X-Ray yang produktif telah menutup mata kameranya karena masalah kelistrikan. Observatorium yang telah mempelajari sinar-X alam semesta sejak 1999, mengalami masalah catu daya dengan instrumen Kamera Resolusi Tingginya pada 9 Februari 2022. Hal itu membuat tim misi menghentikan pengamatan ilmiah untuk saat ini.

"Spesialis misi Chandra telah menghentikan operasi sains dan menempatkan empat instrumen sains ke mode aman, sementara mereka menganalisis situasi dan menentukan respons yang tepat," tulis pejabat misi Chandra, Rabu, 16 Februari. Pesawat ruang angkasa itu sendiri disebut masih beroperasi secara normal.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Sebuah pemberitahuan yang dirilis di Twitter oleh kantor direktur Chandra X-ray Center menyatakan, kamera resolusi tinggi teleskop ruang angkasa itu dimatikan setelah ditemukan dalam keadaan anomali. Penyebab anomali belum diketahui dan masih diselidiki.

"Chandra X-Ray diharapkan bisa melanjutkan operasi normal dengan instrumen yang berbeda, yang disebut Advanced CCD Imaging Spectrograph (ACIS) pada awal pekan depan," kata pejabat misi Chandra.

Awalnya dirancang untuk bertahan hanya lima tahun, teleskop ruang angkasa Chandra X-Ray telah menghabiskan lebih dari dua dekade mengamati alam semesta untuk mempelajari struktur dan evolusinya. Chandra diluncurkan ke orbit pada 23 Juli 1999 di atas pesawat ulang-alik Columbia.

Masalah pada High Resolution Camera milik Chandra bukanlah yang pertama. Pada Agustus 2020, kamera dimatikan karena masalah anomali yang berbeda. Hal itu membuat operasi sainsnya tertunda selama berbulan-bulan.

Pengontrol Chandra akhirnya mengalihkan kamera ke perangkat elektronik cadangan. Mereka melakukan studi terperinci tentang sistem sebelum membuka kembali kamera utamanya pada Desember 2020.

Pada 2018, Chandra juga mengalami masalah giroskop yang juga bisa diperbaiki. Giroskop adalah instrumen untuk mengukur atau mempertahankan orientasinya.

"Teleskop luar angkasa saat ini sedang dalam misi diperpanjang yang didanai hingga 2025 dan dapat diperpanjang hingga 2030," kata pejabat NASA.

Sumber: Space.com

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

- angkasa berdenyut dalam kehendak -

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image